Gagal Komunikasi Hajar Istri Siri

Aniaya gurah

Polres Kediri, NF (22) warga Dusun Tobalang, Desa Waru Barat, Kecamatan Waru, Kabupaten Pamekasan,  Senin (2/11) menjalani pemeriksaan di Mapolsek Gurah. Pasalnya, ia melakukan penganiayaan terhadap  istri sirinya yakni SM (36) warga Dusun Genuk Desa Adan Adan, Kecamatan Gurah, Kabupaten Kediri. Akibat dari perbuatan pelaku, korban mengalami luka memar di tangan dan kaki.

Peristiwa penganiayaan ini berawal pada Jumat (30/10) malam sekitar pukul 22.00 Wib. Saat itu, pelaku bertanya kepada korban terkait pertemuan korban dengan tetangganya, Namun, korban menyampaikan kepada pelaku dengan menggunakan bahasa jawa. Pelaku yang bingung tidak bisa bahasa jawa langsung spontan memukul korban dengan tangan kosong ke arah tangan korban.”Pelaku bingung dan tersinggung hanya gara-gara tidak bisa bahasa jawa saat komunikasi dengan korban. Dan setelah itu pelaku menghajar korban,”tutur Kasi Humas Polsek Gurah Aiptu Sriatik.

Esoknya, Sabtu (31/10) pelaku mengulangi perbuatannya lagi kepada korban dengan alasan yang sama. Korban dianiaya hingga babak belur dan mengalami luka memar di kaki paha sebelah kiri, lengan tangan kanan dan kiri. Usai menghajar istrinya pelaku langsung kabur.”Setelah menghajar istri dirinya pelaku langsung kabur keluar rumah,”papar Sriatik.

Korban yang merasa dianiaya oleh suami sirinya selanjutnya melaporkan perbuatan tersebut ke Polsek Gurah. Sebelum ditangkap, pelaku dihajar oleh warga setempat hingga babak belur.”Pelaku dan korban sudah serumah 5 bulan. Dan kenalnya melalui facebook. Saat itu korban kerja di Taiwan dan pelaku di Malaysia, Saat ini Kasusnya telah ditangani oleh Petugas Polsek Gurah guna proses lebih lanjut”. Jelas Aiptu Sriatik./Hr

You may also like...